Langsung ke konten utama

PENGANTAR

Ini berbicara tentang perempuan. Sebagian hal kecil tentang sekelumit pikiran yang ada di kepala perempuan. Tentang apa yang dirasakan dan yang dilakukan selama proses menjalani dinamika kehidupan, khususnya pra nikah. Selalunya ada kesenjangan harapan dan realita yang dihadapi kebanyakan perempuan di setiap pertambahan usianya. Hal itu akan semakin senjang saat angka pertambahan usia merupakan kelipatan angka 5. Maka akan ada banyak perubahan fisik maupun psikis yang mengiringinya. Bentuk perubahan yang hakiki terjadi adalah perubahan dalam hal psikis.

Memang, banyak faktor yang mempengaruhi perubahan setiap orang dan ada kalanya varian bentuknya, bergantung dengan kesiapan mental, basic pengetahuan dan lingkungan tempat dimana dia bertumbuh kembang.

Perempuan berusaha menyeimbangkan diri, antara pikiran dan perasaan. Meskipun secara intuisi didominasi oleh perasaan, tapi saat ini para perempuan mulai terlihat lebih mengedepankan logika dalm bertindak dan memutuskan. Entah itu karena faktor stresing yang cukup kuat atau terpelajari secara alamiah saat berbaur di lingkungannya.

Banyak hal tentang perempuan yang kerap dianggap penting untuk didiskusikan. Namun banyak pula penulis yang kebingungan dalam menentukan topik yang benar-benar urgen untuk disebarkan informasinya. Begitulah adanya, rumit saling terhubung dalam realita sederhana itulah perempuan.

Kali ini penulis ingin menyoroti proses harapan yang terbangun, daya baur dengan lingkungan, dinamika asmara dan hubungan keluarga. Yang menjadi dasar dari penulisan ini adalah pengalaman dari penulis ini sendiri. Niat awalnya hanya ingin mengabadikan perubahan yang ada di pikiran penulis hingga usia 30, namun penulis ingin membuatnya menjadi lebih rasional dalam bentuk kajian dan penelaahan dari berbagai lieratur yang ditemukan sembari mengerjakan tulisan ini.

Tulisan akan mengalir sembari menyisipkan beberapa tips, teori serta cerita pendek, sebagai bumbu emosional. Harapannya para pembaca bisa menuntaskan bacaan ini sebagai bentuk diskusi ringan antara penulis dan hati kecil para pembaca. Meski demikian, apa yang terjadi dalam realita kehidupan masing-masing mungkin akan berbeda dan efek yang ditimbulkanpun akan berbeda pula, bergantung pemahaman dan tingkat pengalaman kesulitan yang pernah dihadapi.


Komentar